Pertunjukkan seni tingkat internasional akan meramaikan Surabaya. Sebuah kebanggan tersendiri bagi kota pahlawan untuk bisa menjadi tuan rumah dalam sebuah kegiatan seni yang mengangkat dan membedah tentang performance art (seni performa) bertajuk Pesta Seni Performa : X-Change 2009 dan bertema nation,nationalism, nationalistic. Acara ini akan dilaksanakan 3 hari dimulai hari ini, Rabu (19/08) hingga Jumat (21/08) mulai pukul 10.00-22.00 WIB di Pusat Kebudayaan Perancis (CCCL), Jalan Darmokali 10 Surabaya.
Sekitar 14 seniman dari berbagai negara dan kota di Jawa Timur ikut berpartisipasi, berdiskusi juga memberikan workshop dalam acara tersebut. Selain itu, para seniman berbakat yang akan tampil dikenal intens berkecimpung di dunia performance art lewat media masing-masing. Seniman internasional antara lain Demosthenes Agrafiotis (Yunani), Eric Letourneau (Kanada), Inari Virmakoski (Finlandia), Mark Salvatus (Filipina), Paul Couillard (Kanada) dan Paulo Nazareth (Brazil). Sedangkan seniman lokal ada Agus Koecink (Surabaya), Atieq SS Listyowati (Surabaya), Benny Wicaksono (Surabaya), Nemo Suneidesis (Madura), Noor Ibrahim (Surabaya), Saiful Hadjar (Surabaya), SAMIN Community (Malang) dan Taufik Monyong (Surabaya).
Pesta Seni Performa : X-Change 2009 ini digagas dan diselenggarakan oleh AppreRoom. Bekerjasama dengan CCCL Surabaya, AppreRoom bertujuan untuk mengenalkan wacana seni kontemporer terkini di Indonesia dan Internasional kepada masyarakat Surabaya serta sebagai ajang untuk bertukar pengalaman.
“Seni performa ini belum banyak dikenal masyarakat, padahal di dunia seni sudah lama tumbuh dan berkembang,” jelas Atieq SS Listyowati, penggagas acara yang juga salah satu artis lokal yang akan tampil dalam pertunjukkan tersebut. Suatu suguhan seni yang tidak biasa digelar di Surabaya. “Adanya acara seperti ini diharapkan dapat mendorong semua orang khususnya masyarakat Surabaya untuk berkreasi dengan baik lagi dalam memajukan seni yang ada di negara ini,” tambahnya. (Jeng)



